Peran Gas Industri Kritis dalam Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia

23 September 2025

Peran Gas Industri Kritis dalam Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia

Peran Gas Industri Kritis dalam Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia

Nitrogen dan oksigen murni jadi kunci menjaga kualitas dan umur baterai EV lokal

Seiring dengan lonjakan produksi kendaraan listrik (EV) di Indonesia — didorong oleh kenaikan penjualan BEV dan PHEV serta strategi untuk memperkuat rantai pasokan baterai domestik — kebutuhan akan gas industri berkualitas tinggi juga meningkat. Gas seperti nitrogen ultra-murni dan oksigen sangat penting dalam tahap pembuatan baterai lithium-ion, terutama untuk melindungi material aktif dari oksidasi dan kelembapan.
(Sumber: PwC, Advanced Gas Technologies)

Contohnya, sebuah proyek investasi di Tennessee, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa perusahaan seperti Air Liquide memperluas kapasitas produksi oksigen dan nitrogen untuk memenuhi kebutuhan pabrik baterai baru. Gas tersebut digunakan dalam proses pengeringan elektroda, pengisian elektrolit, dan pembuatan atmosfer inert agar material baterai tidak terdegradasi.
(Sumber: evengineeringonline.com)

Di dalam laboratorium dan pilot project penelitian, oksigen juga disebut berperan dalam mekanisme redoks pada katoda NCA (Lithium-Nickel-Cobalt-Aluminum Oxide), termasuk bagaimana oksigen bisa berkontribusi pada degradasi sel-baterai jika tidak dikontrol dengan baik.
(Sumber: RSC Publishing)

Bagi perusahaan otomotif dan manufaktur di Indonesia, terutama yang terlibat dalam produksi EV dan baterai, aspek pengadaan gas industri menjadi semakin strategis: bukan hanya dari sisi biaya, tetapi juga mutu bahan dan stabilitas produksi. Ketersediaan gas nitrogen dan oksigen dengan tingkat kemurnian tinggi (baik lokal atau impor) akan menjadi pembeda dalam kualitas baterai dan daya saing produk. Bagi kampus dan institusi riset, peluang besar ada di pengembangan teknologi pemurnian gas, kontrol atmosfer produksi, dan efisiensi penggunaan gas dalam proses produksi baterai agar memberikan kinerja dan umur panjang baterai.

Tags: Trending, Gas Industri, Mobil Listrik, Baterai, Nitrogen, Oksigen, Manufaktur




Baca juga

13 Mei 2026
Krisis atau Peluang? Mengapa 2026 Jadi Tahun 'Hidup Mati' bagi Industri Gas di Indonesia!
Menghadapi tahun kritis 2026, industri gas Indonesia bertransformasi. Temukan bagaimana regulasi baru dan efisiensi energi berdampak pada bisnis Anda. UMP Gas hadir sebagai mitra strategis untuk memastikan kelancaran pasokan dan adaptasi teknologi gas industri terkini demi masa depan berkelanjutan.
13 Mei 2026
Heboh! Gas Helium UHP Jadi Kunci Rahasia Akurasi Lab dan Industri Medis di Indonesia
Optimalkan operasional industri dan medis Anda dengan Gas Helium Ultra High Purity (UHP). Solusi gas dengan kemurnian tinggi yang dirancang khusus untuk kebutuhan test leak, pendinginan semikonduktor, hingga peralatan medis MRI dengan standar keamanan internasional di Indonesia.
24 April 2026
Strategi Suplai Gas Industri 2026: Solusi Anti-Downtime dari UMPGas
Pelajari bagaimana memitigasi risiko produksi di tahun 2026 dengan strategi suplai gas industri yang handal. UMPGas hadir sebagai distributor terpercaya untuk menjamin kelancaran operasional pabrik Anda.
23 April 2026
Optimalisasi Distribusi LPG 50 Kg: Solusi Anti-Downtime untuk Sektor Manufaktur
Bagaimana memilih mitra distributor gas yang tepat untuk menjamin kontinuitas produksi. Fokus pada efisiensi teknis dan keandalan pengiriman LPG kapasitas 50 Kg.
23 April 2026
Transparansi Harga LPG 50 Kg: Adaptasi Industri terhadap Tekanan Kurs dan Inflasi Energi
Menghadapi lonjakan harga gas industri akibat pelemahan Rupiah. Simak panduan bagi departemen purchasing dalam mengelola anggaran energi secara efisien.